Senin, 12 Oktober 2015

Explore Kandangan Part 2: Balajar Bahasa Banjar

Ketika ada temanku yang tahu kalau aku berasal dari Pulau Kalimantan, pertanyaan yang sering diajukan oleh temanku adalah, “Wah, berarti bisa bahasa Dayak, dong!”

Well, Borneo is not only the matter of Dayak. FYI, ada bahasa lain yang lebih sering dipakai oleh orang Kalimantan Selatan. Bahasa ini juga menyebar ke daerah Kalimantan Tengah, Timur, sampai Utara. Bahasa ini adalah Bahasa Banjar. Ini aku buktikan sendiri ketika aku mengadakan kumpul kontingen Kalimantan di kampusku. Mayoritas orang-orang Kalimantan bagian Selatan-Tengah-Timur-Utara rada nyambung saat ngobrol pakai bahasa Banjar sedangkan yang dari Barat cuman bisa jadi pendengar.

Sebenarnya, bahasa Banjar yang aku gunakan juga bukan Banjar yang sempurna. Faktornya karena lama berada di kampung orang tentunya. Tapi di sini aku bakal coba buat ngejelasin sebisaku general term yang biasa dipakai orang ketika berbahasa Banjar. Dan mungkin agak khusus ke daerah hulu sungai karena Kandangan adalah salah satu kota di daerah hulu sungai.

Oh, ya, tetap saja postingan ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, bagi agan-agan yang merasa urang Banjar nang bahasa banjarnya tabagus pada unda, CMIIW...



Dalam bahasa Banjar, khususnya orang Hulu Sungai, huruf vokal itu hanya ada tiga, yaitu A, I, dan U. Kamu bakalan jarang banget dengar orang Hulu Sungai ngomong dengan huruf E dan O. Jika ada kata dengan huruf O, biasanya dikonversikan ke huruf U. Jika ada kata dengan huruf E, ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan:

  1. Jika E seperti pada kata menang, diubah jadi huruf A.
  2. Jika E seperti pada kata pendek, diubah jadi huruf I.


Contoh:

Motor jadi Mutur
Sepeda jadi Sapida
Terompet jadi Tarumpit

Konversi lain yang sering dilakukan adalah huruf F dan V yang diubah jadi huruf P.

Contoh:

Maaf jadi maap

***

Sekarang kita masuk pada kosakata. Ini adalah kosakata dasar yang biasa dipakai dalam berbahasa Banjar. Boleh siapkan catatan/bookmark/screenshoot. Siapa tahu berguna. Terutama buat mencuri hati calon mertua yang orang Banjar (ehem, kode).

Kata ganti orang
Saya = unda (kasar), aku, ulun (sopan)
Anda = nyawa (kasar), ikam, pian (sopan)
Dia = sidin (untuk yang dituakan), inya
Kita = kita
Kami = kami
Kalian = buhan ikam

Keluarga
Ayah = Abah
Ibu = Uma/Mama
Adik = ading
Kakak = kaka
Nenek = nini
Kakek = kai
Sepupu = kula
Tante = acil
Paman = paman
Tante (kakak dari ayah/ibu) = julak/julak bini
Paman (kakak dari ayah/ibu) = julak/julak laki
Saudara = dangsanak
Besan = mamarina

Kata tanya
Apa = apa
Kenapa = kanapa, napa
Berapa = barapa
Siapa = siapa
Bagaimana = kayapa (kayak apa)
Mana = mana
Kapan = pabila

Kalimat dan kata yang sering dipakai
Tidak tahu = kada tahu
Tidak mau = kada hakun
Tidak apa-apa = kadapapa
Cepetan! = Lakasi!
Cakep = bungas
Tidur = guring
Namaku .... = ngaran ulun ....
Aku tinggal di .... = ulun bagana di .....
Aku bekerja di .... = ulun bagawi di .....
Aku ingin pergi besok = ulun handak tulak isuk
Tunggu sebentar = hadangi satumat
Aku suka kamu = ulun handak lawan pian
Bikin malu aja! = mambari supan ja!

***

Kata-kata umpatan perlu dikasihtau juga, nggak? Hehehehehehe.

***

I need feedback. Silakan isi komentar. Terima kasih. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for coming! ^^
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu untuk menghindari komentar spam.