Kamis, 24 Maret 2016

Ingin Postcrossing? Bisa Dengan 3 Cara Ini, Lho!


Postcrossing telah menjadi sebuah hobi yang unik. Ketika orang-orang dengan mudahnya bisa bertukar pesan dengan bantuan teknologi, masih ada juga segelintir orang yang rajin berkirim kartu pos sebagai sarana komunikasinya, entah kepada kerabat ataupun sahabat pena. Tak hanya untuk komunikasi, kartu pos juga bisa dijadikan sebagai koleksi. Untuk kepuasan pribadi tentunya.

Lantas, apa, sih, manfaat berkirim kartu pos ini? Hal ini sudah aku uraikan dalam 5 Reasons Why You Have To Start Postcrossing. Postingan ini juga bikin seorang temanku pengen postcrossing, lho! Sedangkan untuk kartu pos yang ingin dikirim, kita bisa memilih antara pakai kartu pos yang sudah jadi atau mengkreasikan sendiri. Salah satu contoh kartu pos kreasi sendiri sudah aku pos di Tutorial: Bikin Handmade Postcard.

Nah, setelah memiliki kartu pos yang siap untuk dikirim, langkah selanjutnya tentu saja mengirimkannya. Caranya: tulis alamat tujuan, antar ke kantor pos, tunggu sampai kartu posnya diterima, dan tinggal tunggu balasan kartu posnya! Simple, kan?

Trus, mendapatkan alamat yang dituju itu metodenya seperti apa, sih? Berdasarkan pengalamanku dan pengalaman orang lain, ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk postcrossing:

1. Bertukar Alamat dengan Teman


Ini adalah cara yang paling simple. Kalau kamu memiliki teman yang tinggal di luar daerah, apalagi di luar negeri, kamu bisa ngajakin dia buat bertukar kartu pos. Jika kamu memiliki kontaknya, hubungi saja buat meminta alamat tempat tinggalnya.


2.       Melalui situs khusus buat postcrossing


Orang-orang yang memiliki hobi postcrossing juga dimudahkan dengan adanya beberapa situs yang memfasilitasi orang-orang yang ingin saling bertukar kartu pos. Baik domestik maupun internasional. Sejauh ini, ada dua situs postcrossing yang pernah aku pakai, yaitu cardtopost.com dan postcrossing.com.

Di cardtopost.com, kita bisa bertukar kartu pos dengan sesama orang Indonesia. Baik di dalam maupun luar negeri. Kita juga bisa memilih dengan siapa kita ingin postcrossing. Sedangkan di postcrossing.com, jangkauannya sudah internasional. Akan tetapi, kita tidak dapat memilih dengan siapa kita ingin postcrossing karena teman postcrossing kita dipilih oleh sistem.

Jika ada yang memiliki referensi situs postcrossing lain, silakan kasih komentar, ya!

3.       Melalui Instagram  


Cara ini baru saja aku temui dari salah satu pembeli kartu pos di Postcard Shop ID. Call her Mbak Delfi. Aku tertarik dengan postingannya di instagram yang sebagian besar berisi foto kartu pos. Ternyata, kartu pos tersebut sengaja dipajang untuk ditukarkan. Nantinya, siapa yang berminat untuk mengambil kartu pos tersebut bisa langsung message.

Caranya begini: posting foto kartu pos yang ingin ditukarkan. Kemudian, di foto tersebut beri hashtag seperti #postcardexchange #postcardswap #postcardforswap. Jika ada yang berminat, dia akan langsung message dan memberi alamat pengirimannya. Sudah, deh. Tinggal menunggu balasan aja! Kita juga bisa hunting postcard yang pengen dimiliki dengan menelusuri hashtag tadi. Mudah aja, kan?

Oh, ya, instagramnya jangan di-private, yak!



Setelah mengenal tiga cara di atas, tinggal pilih saja pengen ikut cara yang mana. Happy postcrossing!

5 komentar:

  1. sebenernya itu hobbiku sjk sekolah mbk dpt postcrossing dari temen mancanegara bikin seneng hati

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampai sekarang masih nggak mbak? postcrossing yuuk hehe ^^

      Hapus
  2. Masih ada aja nih orang orang kayak gini. Keren keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Limited edition emang wkwk. Sipsip (y)

      Hapus
  3. Sudah ikut postcard united ? Postcardunited.com :)

    BalasHapus

Thanks for coming! ^^
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu untuk menghindari komentar spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...