Sabtu, 12 Maret 2016

Introvert Problem #3: Hemat Ngomong


Introvert itu pendiam.

Ah, nggak juga.

Di beberapa artikel yang aku baca, ternyata orang introvert itu belum tentu pendiam, lho. Dia juga bisa, kok, ngomong banyak. Bahkan, bisa lebih cerewet dari ekstrovert.

Introvert terlihat pendiam karena emang hemat ngomong. Ini juga berhubungan dengan permasalahan introvert yang nggak suka basa-basi. Mereka nggak akan ngomong kecuali kalau yang diomongin itu emang penting.

Nah, perilaku hemat ngomong inilah yang terkadang bikin banyak kesalahpahaman.

Misalnya, nih, dalam grup chat yang terdiri atas beberapa orang. Grup chat itu, kan, nggak selamanya ngebahas hal-hal penting. Pasti juga banyak "diselewengkan" buat ngalor-ngidul. Nah, kalau pembahasannya udah ke sini, sebagian besar introvert bakalan memilih jadi silent reader. Bahkan chat-nya mungkin nggak bakalan dibaca walaupun numpuk sampai ratusan lebih. Masalahnya, beberapa orang terkadang sensitif dengan silent reader. Dianggap sombong, lah. Nggak bisa bergaul, lah. Dan macam-macam anggapan miring lainnya. Padahal, it's just the matter of the on going conversation, man! Bolehlah marah sama silent reader jika seseorang nanya hal penting di grup chat tapi nggak ada yang jawab. Kalau memang hanya sekadar ngarol ngidul ngomong sana sini dengan isi percakapan yang nggak nyambung sama introvert, please hargai silent-nya, ya. :)

Hemat ngomong-nya introvert juga bikin mereka terlihat pasif. Misalnya, seorang introvert yang menyukai bidang olahraga berada dalam rapat yang membahas tentang budaya. Karena bahasan tersebut bukan hal yang dia sukai, maka dia akan memilih diam saja. Padahal, jika rapat tersebut membahas olahraga, dia bisa saja terlihat paling menonjol karena menguasai materi yang dia sukai.

Duh, gemes banget, ya, ngeliat introvert yang kalo ada sesuatu kerjaannya diem aja. Pengen, nggak, sih, mengeluarkan sisi cerewet introvert?

Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk bikin introvert jadi boros ngomong:

1. Jadilah orang yang memulai percakapan terlebih dahulu. Introvert kalau nggak diajak ngomong bakalan dieeeeeem aja. Serius. Kecuali kalau memang dia sudah bisa memberanikan diri jadi conversation starter.

2. Tanyakan hal-hal mengenai dirinya. Pertanyaan personal (tapi nggak personal-personal amat, ya) semacam makanan favorit, film favorit, atau hobi bisa jadi pertanyaan yang bikin dia cerewet. Siapa, sih, yang nggak kenal dengan diri sendiri? Apalagi introvert.

3. Setelah tau hal-hal yang dia sukai, ajaklah dia mengobrol lebih dalam mengenai hal itu. Misalnya, kita udah tau nih kalo si introvert hobinya baca buku. Tanyain juga soal genre apa yang dia suka, buku favoritnya, atau sekalian sinopsis dari buku itu. Beuuh... pasti bakalan panjang banget obrolannya.

4. Dalam sebuah kerumunan orang yang sedang ngobrol, libatkan aja si introvert. Dia nggak bakal ngomong kalau dirasa obrolan tersebut nggak sesuai sama dia. Melibatkan si introvert bisa dengan menceritakan kelakuannya atau menanyakan pendapat soal obrolan tersebut padanya.

5. Pastikan si introvert dalam keadaan mood yang bagus. Karena mood yang bagus bisa bikin dia mengikuti alur obrolan dengan nyaman.

Kesimpulannya, introvert dan pendiam itu beda, ya. Nggak semua introvert itu pendiam. Introvert cuman hemat ngomong aja. Introvert akan ngomong banyak dalam beberapa kondisi tertentu. 

Baca juga:
Introvert Problem #1: Basa-Basi
Introvert Problem #2: Leave Me Alone!

7 komentar:

  1. Introvert bakal banyak ngomong kalau dia nyaman dengan teman-teman yang diajak ngobrol :)

    BalasHapus
  2. Tenang kalau ketemu sama aku...kamu ngga akan diem aja hahah

    BalasHapus
  3. Aku INFP, tapi cerewet dan bawel katanya orang sekitar, hehe
    Tapi aku sadar penuh loh, sifat cerewetnya keluar di orang2 yg aku anggap nyaman
    Kalau nggak nyaman, ya gitu pasif, pendiem, dan cenderung mendengarkan aja sih.
    Setuju sama poin2 di atas, terutama mood. Introvert moodnya suka naik turun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuuuuuu! Aku INFJ (berdasarkan tes di internet sih wkwk) dan sebenarnya bisa banget cerewet, tapi juga kalo udh kenal bgt sama yg dicerewetin hehe. Sipsip ada temen lagi ^^

      Hapus
  4. sama, aku juga introvert. alasan lain hemat bicara itu menghabiskan energi. soalnya udah ngeluarin energi untuk ngedengerin orang sekitar, ngamatin mereka. jadi lebih enjoy diem daripada ngalor-ngidul gak jelas, hehehe.

    BalasHapus

Thanks for coming! ^^
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu untuk menghindari komentar spam.