Jumat, 12 Agustus 2016

The Reason Why I Miss My Dormitory Life


Sudah lebih dari seminggu berlalu sejak berita sekolah Turki yang ingin ditutup akibat dituduh memiliki hubungan dengan organisasi teroris. Alhamdulillah pemerintah Indonesia dengan tegas menolak permintaan dari Kedutaan Turki itu. Soalnya emang nggak ada buktinya juga. Malahan baru-baru ini beberapa siswa sekolah tadi mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Sains Internasional. *Proud alumni*

Ngomongin soal sekolahku ini rasanya nggak lengkap kalo nggak ngomongin asramanya juga. Namanya aja boarding school. Bagiku, pengalaman berada di asrama itu bener-bener priceless! Kalau aku pikir lagi seandainya aku nggak pernah hidup di asrama, rasanya kehidupan sekolahku bakalan flat. Yang pernah tinggal di asrama setuju, kan? Hehehe.

Lantas, apa aja, sih, yang bikin aku kangen dengan hari-hariku di asrama?


Para Pengganti Keluarga di Rumah

Jadi kakak iya, jadi adek juga iya.

Hidup di asrama itu otomatis harus berpisah dengan keluarga. Kalau keluarga biologis nggak bersama kita, siapa lagi yang bisa dijadikan keluarga selain para penghuni asrama? Di asrama, yang nggak punya kakak (seperti aku) bisa jadi ketemu sama sosok kakak yang diidamkan. Begitupula yang nggak punya adek. Apalagi anak tunggal. Pokoknya, selama bisa berbaur dengan penghuni asrama yang lain, homesick bisa hilang, deh!


Ngadain acara bareng-bareng

Mengisi tahun baru 2013 dengan mengunjungi Taman Hutan Raya Djuanda

Ada kalanya rutinitas di asrama itu jadi monoton sehingga membuat para penghuninya bosan. Nah, kalo sudah begini, abla* pengurus asrama biasanya memiliki ide untuk mengadakan acara demi meramaikan asrama. Contohnya seperti Miss Dorm (semacam kontes kecantikan yang pesertanya anak asrama) atau Radio Dorm FM (radio anak asrama, bisa kirim salam atau request lagu seperti radio biasanya). Trus sering juga diajak jalan-jalan ke tempat wisata kalau emang lagi nggak ada kegiatan.


Lebih mengenal karakter teman

Dulu, mah, selfie pake webcam trus ditambahin efek gini....

Gimana nggak kenal kalau teman sekolah sama teman asrama orangnya itu-itu aja? Berbeda kalau nggak asrama. Kita cuman bisa liat teman itu versi sekolahnya. Tapi kalau di asrama kita juga bisa tau versi kesehariannya bagaimana. Bahkan sampai kebiasaannya juga. Padahal orang itu nggak terlalu berteman dekat dengan kita. Misalnya, anak-anak asrama pasti sudah tau kalau Audi itu selalu nonton pertandingan bola kalau Arsenal main, kapanpun itu.  


Doing silly things together!

"Selamat datang di Alfamart!" 

Karena ketemunya selalu dengan teman sebaya, melakukan hal konyol pun rasanya sudah nggak malu-malu lagi. Salah satunya ngedance Korea di ruang tengah. Biasanya, aku dan temanku ngedownload video dance practice dari beberapa grup idol Korea. Kemudian mempraktekannya ketika ada waktu. Kalo asrama lagi rame, biasanya ada yang nonton atau numpang nyelutuk wkwk. Dance favorit kami adalah Like This punyanya Wonder Girls serta lagu-lagunya Teen Top.

Hal konyol lain yang aku lakukan adalah mengumpulkan stiker Alfamart demi dapat tumblr! Kan, biasanya Alfamart punya promo kalau belanja seharga tertentu suka dapat stiker. Kadang-kadang juga suka malakin teman yang dapat stiker, trus kami jadi ngumpulin stiker bareng-bareng, deh. Hehehe. Karena sering bolak-balik minimarket itu, pegawai Alfamart-nya sampai hafal mukaku. Pegawai Alfamart tadi sampai nanya, "Mau ngumpulin stiker lagi, dek?" Wkwk.


Learning life lesson in advance

Big Family!

Dan yang paling utama, banyak pelajaran hidup yang didapat selama menjadi anak asrama, yang mungkin bakalan telat aku dapatkan seandainya aku tidak merantau. Yah, walaupun aku masih labil pada masa-masa itu (sekarang pun sebenarnya masih labil, sih, wkwk).

Pernah abla mengadakan event berjudul “Secret Admirer, My Angel”. Event itu berlangsung selama beberapa minggu. Aturannya, kita mengambil undian yang berisi nama salah satu anak asrama. Kemudian, selama satu minggu, kita menjadi angel-nya secara diam-diam. Kerjaan angel itu seperti ngasih kata motivasi yang tiba-tiba ditempel di pintu lemari. Bisa juga naruh snack secara diam-diam dalam ransel sekolah orang yang kita tuju. Angel-angelan ini berantai, kok. Ketika kita menjadi angel seseorang, orang lain juga ada yang menjadi angel kita. Karena event ini, aku belajar untuk peduli dengan orang terdekatku. Pokoknya seru, lah!


Meskipun kehidupan asramaku sudah lewat, kenangannya masih terasa. Terkadang juga kangen. Rasanya pengen balik menjadi penghuni asrama lagi, hehehe. But life must go on. Aku berharap pelajaran hidup yang aku dapat di asrama akan berguna dalam langkah hidupku selanjutnya.

Jadi, yang saat ini lagi tinggal di asrama, enjoy the present! ;)


*abla = kakak perempuan dalam Bahasa Turki


7 komentar:

  1. Wah.. Seru banget ya kayaknya tinggal di asrama :) hana mengalami kehidupan asrama pas di rumah aja sih :)

    BalasHapus
  2. Eh maksudnya pas kuliah.. Hahaha.. Aduh udaj ngantuk jadi typo

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iyaa gapapa mbak. duuh makasih udah mau baca tulisan Audi pas lagi ngantuk ^^

      Hapus
  3. Aku paham sekali Aud...sama sama anak asramaaaaa

    BalasHapus
  4. Kalau saya mah jalanin saja mbak apapun yang penting hapy tapi tetap tidak melanggar aturan hukum dan agama mah hayu lah saya ladenin, ahi hi hi.

    BalasHapus

Thanks for coming! ^^
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu untuk menghindari komentar spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...