Jumat, 30 Desember 2016

Throwback 2016: Weather, I Watch You


Kita sudah berada di penghujung tahun 2016. Kalau aku bongkar ingatanku tentang kejadian tahun ini, ternyata banyak juga yang bisa diceritakan di sini. Padahal kayaknya hari-hariku banyak berlalu dengan datar hahaha.

Alhamdulillah masih diberi kesempatan buat memperbaiki diri. Masih diberi waktu buat mengembangkan potensi. Masih diberi tenaga juga untuk mencicil mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan di masa depan. Yap, meskipun resolusi tahun ini ancur-ancuran, tapi masih ada, kok, hal-hal menarik yang aku lakukan sepanjang tahun ini. Well, that’s not something really big, but it’s so meaningful for me

Jadi, langsung aja, inilah rangkuman hal-hal yang terjadi di tahun ini:

Kamis, 29 Desember 2016

Melewatkan Dua Hari Raya Besar di Bitung


Akhir-akhir ini dunia maya disibukkan dengan debat soal agama. Mulai dari isu penistaan sampai merembet ke pahlawan wanita di lembaran rupiah terbaru yang diprotes karena nggak pakai jilbab. Sempat adem gara-gara Om Telolet Om. Tapi pas Natal balik lagi ke berita soal agama. Capek sebenarnya liat timeline adu argumen mulu dan nggak ada yang mau ngalah. Tapi apalah dayaku yang nggak bisa hidup tanpa internet.

Untung diademin sama Cha Eunwoo...

Selasa, 27 Desember 2016

10 Lagu Terbaik Seventeen 2016 versi Asamelon


2016 sudah hampir berlalu disertai dengan beberapa kenangan. Tak terkecuali Seventeen yang produktif merilis tiga album dalam setahun. Album tersebut yaitu Love and Letter (dua versi), Love and Letter Repackage, dan Going Seventeen (tiga versi). Ada total 20 lagu baru serta 3 lagu remake yang terkumpul dalam tiga album tadi. Kalau total penjualan album... banyak banget pokoknya. Saking banyaknya sampai bisa ngeborong peringkat 1-2-3 di Hanteo. CMIIW.

Baik lagu, rap, serta koreografi dari semua lagu tadi, seperti biasa, dibikin oleh mereka sendiri, dengan bantuan beberapa pihak tentunya. Menurutku itulah yang membuat lagu-lagu yang ada dalam ketiga album ini punya nuansa Seventeen. Sampai-sampai temanku yang bukan fans Seventeen aja bilang kalo lagu-lagunya Seventeen itu punya ciri khas sendiri, yang entah gimana. Mungkin yang lebih tahu soal musik bisa jelasin... 

Senin, 19 Desember 2016

JOOX atau Spotify? (For Free User)


Mendengarkan musik sudah menjadi  kegiatan yang tak bisa lepas dari keseharianku. Kegiatan ini bisa dibilang stress-reliever. Musik bisa membuatku lebih fokus. Musik juga membantuku menutup telinga dari suara yang tidak ingin aku dengar. Haha, maklum.

Kalau dilihat dari sosial media serta blog ini, pasti pada sepakat kalau lagu yang sering aku dengarkan itu Kpop. Yap, kalian tidak salah. Tapi sebenarnya Kpop bukan satu-satunya genre yang ada dalam daftar putarku. Aku juga seneng banget dengerin lagu pop barat 90-an, terutama di era ketika Backstreet Boys dan N’Sync masih menguasai chart musik dunia dan menjadi kiblat tren musik dunia saat itu. Aku juga tertarik dengan jazz dan classical, tapi nggak spesifik sukanya penyanyi atau musisi siapa. Random listener lebih tepatnya.

Nah, dari mana aku bisa dengerin lagu-lagu keren ini?

Kamis, 15 Desember 2016

Kenangan Ujian Nasional


Denger-denger UN mau dihapus, ya? Ciyee...

Setuju, sih, sebenarnya. Ujian nasional itu nggak adil menurutku. Rasanya jadi siksaan banget kalau soal ujian di seluruh Indonesia disamain, terutama untuk daerah timur. Kalaupun tetep mau UN, sebaiknya nilai ambang kelulusan tiap daerah itu dibedain, lah. Soalnya kualitas pendidikan tiap daerah itu beda-beda.

Aku ngerasain banget perbedaan kualitas pendidikan itu waktu tinggal di Bitung. Seorang anak, sebut saja X, dia baru saja lulus SMA. Sebelum masuk SMA, dia pernah sekolah di SMK. Dia nyeritain kejadian di hari pertama dia masuk SMK itu:

Selasa, 13 Desember 2016

Review MV Seventeen - BOOMBOOM (Part 2)


Sudah baca part sebelumnya? Kalau belum silakan klik di sini.

Sebelumnya sudah ada pembahasan mengenai teaser serta scientific lyrics yang ada dalam lagu terbaru Seventeen, yaitu BOOMBOOM. Naah, waktunya kita bahas MV!


Ada alur cerita yang bisa dinikmati di MV ini, diselingi dengan dance. Untuk alur cerita keseluruhannya sebenarnya aku nggak terlalu mengerti pada awalnya. Sama nggak mengertinya dengan ketika Scoups tiba-tiba meledak di akhir MV Very Nice. Tapi akhirnya ketahuan juga kalau itu spoiler untuk MV ini.


Karena banyak hal yang nggak terlalu aku mengerti, aku mencoba buat mengumpulkan adegan tersirat yang ada dalam MV ini, disertai dengan beberapa pembahasan. Ohya, ini pembahasannya bakalan ke mana-mana. Siap-siap yaaa:

Minggu, 11 Desember 2016

Review MV Seventeen - BOOMBOOM (Part 1)


Awalnya ragu, sih, mau nulis review yang panjang banget. Takut pada males baca wkwk. Tapi, ya udah, deh, daripada dipendam lama-lama mending aku ungkapkan aja. Karena panjang banget, review ini aku bikin jadi dua bagian. Di bagian pertama ini akan ada pembahasan singkat soal teaser serta scientific lyrics yang aku temukan pada lirik lagunya. Selamat membaca~

Kabar konsep comeback Seventeen ini bermula dari Shining Diamond Concert di Seoul hari kedua yang bertema Dark Seventeen. Dalam acara tersebut, Seungkwan ngasih spoiler kalau konsep comeback akhir tahun nanti konsepnya sama dengan tema hari itu. Seketika dunia per-Carat-an heboh dengah spekulasi. Banyak yang overexcited dan berekspektasi kalo konsep mereka nanti bakalan jadi dewasa dan strong, semacam boy group lain, yang nggak bakalan segan buka baju di panggung demi memenuhi permintaan fangirl yang haus fanservice.

Seketika aku jadi bad mood. Sekaligus khawatir.