Sabtu, 25 November 2017

Jangan Sampai Nangis Gara-Gara Makanan!


Orang bijak bilang kalau sebaiknya kita makan untuk hidup. Tapi kalau aku merenungkan apa yang sudah aku lakukan selama ini, kayaknya aku lebih menerapkan “hidup untuk makan”. Ya gimana nggak hidup untuk makan, sih. Sebelum aku terlelap tidur, yang aku pikirin adalah makanan apa yang pengen aku makan besok atau tempat makan apa yang pengen aku datangi.

Walau aku sering mikirin makan, makanan yang biasa aku konsumsi sebenarnya nggak terlalu bervariasi. Ada beberapa jenis makanan yang nggak bisa aku konsumsi karena alergi dan nggak doyan. Karena itulah aku biasa berada di zona nyaman ketika memilih makanan. Pengen sesekali aku coba-coba eksperimen untuk makan makanan baru. Cuman aku takut makanannya nggak habis. Dan jujur, aku selalu merasa bersalah ketika aku nggak bisa ngehabisin makanan. Mungkin karena faktor sugesti dari ortu yang bilang, “Kalo makanan nggak dihabisin ntar nangis, lho.” dan sugestinya terbawa sampai sekarang.

Tapi setelah aku bertambah dewasa, aku akhirnya tahu bahwa sebenarnya makanan itu nggak menangis kalo nggak dihabisin. Tapi kita yang menangis.

Kok iso?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...